MAKANAN SUNNAH

MAKANAN SUNNAH

Tuesday, September 16, 2014







Madu Minda Asy-Syifa'

Harga RM46.00 (Runcit) / Harga RM36.00 (Ahli)

Kandungan:
Madu Lebah (Honey)
Habbatus Sauda (Black Seed)

Kacang Adas (Lentil)
Kurma (Dates)
Tin (Figs)
Kismis (Raisins)
Zaa'faran (Saffron)
Halia (Ginger)
Badam (Almond)



Kacang Adas




Kata 'adas (عَدَس) merupakan kata benda. Bentuk satuannya adalah 'adasah (عَدَسَة). 'Adas (عَدَس) adalah nama tumbuh-tumbuhan sejenis kapas, ditanam dari bijinya yang dapat juga dimakan. Di dalam istilah Indonesia disebut juga 'kacang adas'. Kacang adas berasal dari Asia, sekarang sudah dapat tumbuh di berbagai wilayah di dunia. Muhammad Farid Wajdi di dalam Dâ'irah Al-Ma'ârif Al-Qarn Al-'Isyrîn menyebutkan bahwa 'adas (kacang adas) itu tergolong sayur-mayur yang banyak tumbuh di tanah Arab (Timur Tengah). Buah adas rasanya manis pedas berbau aromatic dan bersifat menghangatkan.

Maryam Moradov, ahli gizi mengatakan, kacang adas kaya dengan potasium dan magnesium yang bermanfaat bagi penderita tekanan darah tinggi dan dapat membuka pembuluh darah. Ahli gizi, Maryam Moradov menambahkan, kacang adas juga kaya dengan asid folik. Sekalipun asid folik sensitif dengan panas, namun terkait kacang adas yang telah dimasak masih ditemukan kadar zat ini.
Selain itu, kacang adas juga kaya akan vitamin B6, asid folik dan zat besi yang bermanfaat bagi penderita kurang darah. Sementara kandungan mangan dan Zn kacang adas bermanfaat bagi pertumbuhan anak-anak," tambahnya. Ahli gizi Maryam Moradov juga menyebut kacang adas memiliki zat anti oksidan bernama Selenium yang mampu menangkal radikal bebas yang membahayakan badan. Kekuarangan Selenium dapat melemahkan kekebalan tubuh.
Menurut Al Khulaimi dalam tafsir Qurtubi, adas adalah makanan orang – orang shaleh. Umar bin Abdul Aziz selalu memakannya.
Efek farmakologis yang dimiliki adas diantaranya menambah daya tahan tubuh, obat flu, anti kholinesterase, mengatasi ejakulasi dini, mencegah kemandulan, memperkuat daya hidup sperma, pemicu pengeluaran hormon androgen, melemahkan potensi sperma, merangsang pengeluaran hormon estrogen, penambah semangat dan vitalitas.

Adas juga berperan dalam menghambat pengeluaran enzim Aldosereduktase, fosfodiesterase, dan lipoksiginase. Selain itu juga dapat memperlambat penuaan, merangsang terjadinya ovulasi dan melindungi hati dari gangguan dan racun (anti hepatotoksik). Stigmaserol pada buah ini dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan hormone steroid atau obat KB.

Adas juga sering digunakan sebagai penyempurna atau pengharum rasa coklat (corrigens) dan pegawet alami bahan makanan tanpa efek samping.

No comments:

Post a Comment